pekembangan kebudayaan pada saat sekarang ini

Posted: 2013/01/14 in Uncategorized

                Secara garis besar kebudayaan Indonesia dapat kita klasifikasikan dalam dua kelompok besar. Yaitu Kebudayaan Indonesia Klasik dan Kebudayaan Indonesia Modern. Para ahli kebudayaan telah mengkaji dengan sangat cermat akan kebudayaan klasik ini. Mereka memulai dengan pengkajian kebudayaan yang telah ditelurkan oleh kerajaan-kerajaan di Indonesia. Sebagai layaknya seorang pengkaji yang obyektif, mereka mengkaji dengan tanpa melihat dimensi-dimensi yang ada dalam kerajaan tersebut. Mereka mempelajari semua dimensi tanpa ada yang dikesampingkan. Adapun dimensi yang sering ada adalah seperti agama, tarian, nyanyian, wayang kulit, lukisan, patung, seni ukir, dan hasil cipta lainnya.

              Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri.”Citra yang memaksa” itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti “individualisme kasar” di Amerika, “keselarasan individu dengan alam” d Jepang dan “kepatuhan kolektif” di Cina. Citra budaya yang brsifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.


Sejarah kebudayaan Indonesia

Pusat kebudayaan dunia berawal dari Indonesia. Pernyataan ini mungkin terlampau naif dan spekulaitf. Namun saya sendiri memiliki keyakinan bahwa ada indikasi tersebut. Mindset awal Indonesia sebagai awal dari peradaban ini dapat menghasilkan usaha untuk menggali sejarah dari sudut pandang Indonesia. Sains yang diajarkan dan dipelajari saat ini merupakan European Minded sebagai penjajah dan pelopor ilmu pengetahuan saat ini. Sekarang kita telah merdeka dan sudah saatnya ilmu Sejarah digunakan dengan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.

Indikasi yang saya temukan pada buku terbitan tahun 90 an oleh profesor Biologi Oxford Stephen Oppenhaimer yang menyatakan Indonesia sebagai pusat kebudayaan:

Mitologi Dunia dan Geologi Paparan Sunda Banjir besar nabi nuh menenggelamkan umat manusia sehingga kapalnya harus meninggalkan tempat tinggalnya yang telah tenggelam. Mitologi dari Bibble ini tidak hanya eksusif milik peradaban Judaisme. Cerita serupa juga terdapat di mitologi China pada jaman. Lalu cerita tersebut juga ditemukan di Papua, Kepulauan Pasifik hingga Afrika. Bila memang mitologi itu benar-benar terjadi maka di manakah kemungkinan letak terjadinya. Jawabanya adalah paparan Sunda.
Mengapa dipilih paparan Sunda? Karena bukti geologi juga mengindikasikan bahwa banjir besar memang terjadi beberapa kali di Paparan Sunda sehingga mendorong orang berkebudayaan tinggi tersebut menyebar ke berbagai belahan dunia. Bangsa Austronesia yang terkenal sebagai pelaut ulung telah terbukti dapat merakit sampai kepulauan pasifik dan Afrika sehingga orang yang selamat tersebut memiliki pararelitas yang sama dalam mitologinya.

Genetik
Database marka genetik mannusia sudah cukup banyak. Dengan metode pohon filogenetika manusia berbagai suku dikumpulkan dan dibentuk laju evolusinya. Ternyata ditemukan suku pedalaman di Indonesia sebagai ancestor dari suku lainya.
Teori yang menyatakan orang Indonesia berasal dari pulau Formosa sekitar 4000 tahun lalu yang diyakini para akademisi sudah mendapat bantahan dari M.Richards peneliti dari University of Leeds. Orang Indonesia yang juga dikenal sebagai orang Austronesia ternyata mulai bermigrasi sekitar 10.000 tahun yang lalu dan pusatnya berasal di Indonesia bagian Wallacea.

Pertanian
Indonesia dikenal memiliki kekayaan teknik pertanian yang sangat tinggi. Ketika teori pertanian di Indonesia dibawa dari pulau Formosa diajukan ternyata terdapat kontradiksi karena tiap daerah di Indonesia memiliki keunikan teknik pertanian yang unik. Terdapat perbedaan dari teknik pertanian di Kalimantan dengan Jawa. Kita dapat melihat betapa kagumnya penduduk bumi dengan keindahan subak di Bali, ini merupakan indikasi betapa rumit dan luhurnya budaya kita. Saya percaya kalau teknologi pertanian berawal dari Indonesia yang menyebar ke seluruh dunia. Pararelitas dengan cerita wayang: Semar cultivated a small rice field near Mount Merbabu for ten thousand years before there were any men. His descendents, the spirits of the island, came into conflict with people as they cleared fields and populated the island
Teknik Bahari Indonesia terkenal dengan kemampuan melautnya, Kapal yang terdapat di relief candi Borobudur, replikanya telah mampu mengarungi samudra Hindia dan sampai ke Afrika. Ini mengindikasikan kemampuan orang Indonesia untuk bermigrasi ke berbagai belahan dunia jauh sebelum jaman Cheng Ho maupun Colombus.
Kekayaan Suku dan Bahasa Indonesia memiliki 17000 pulau dan 600 suku dan bahasa. Pembentukan bahasa sebanyak itu tidak mungkin terjadi dalam kurun waktu yang singkat. Dengan perbandingan Eropa yang memilki berbagai negara tersebut tidak mampu menandingi jumlah bahasa yang ada di Indonesia. Indikasi kebudayaan kita lebih awal daripada belahan dunia lain.

 

Beberapa Penyebab budaya Indonesia hamper punah/hilang
• mungkin perkembangan teknologi modern yg besar di zaman kita ini, jadi sudah banyak kebudayaan kita yg dilupakan
cth : lihat saja anak sd sekarang mainannya apa ? PSP ,NDS ,WII.PS2 padahal waktu saya seumuran mereka ,saya sendiri cuma main tanah liat n mobil-mobilan (dari kayu lagi) ~_~” ,
lum lagi dengan masuknya internet di dalam kebudayaan mereka ,jadi cenderung tu anak-anak sekarang menghabiskan waktunya bermain game OL, chatting, ntn tv seharian ,tidak seperti dahulu dimana kita lebih sering berpegian keluar dan bermain permainan tradisional !
• sebenarnya pengaruh teknologi dan modernisasi mengambil andil disini, anak-anak zaman sekarang bahkan kita sendiri lebih senang memakai sesuatu yang berbau teknologi daripada yang tradidional dan ngerepotin lagian gengsinya juga lebih berasa pas memakainya lain halnya kalau batik, sebenarnya kita itu suka yang banyak orang suka, istilahnya suka ikut2an trend, kalau batik lagi ramai dipakai kita ga malu kan makainya, makanya mulai dulu dari diri sendiri cinta budaya kita tar juga berkembang dan sapa tau jadi trend lagi
• Pengaruh luar akan tetap ada..akan tetapi mending kita introspeksi diri kita msing2 aja.. Coba sekarang kita tanya…kapan terakhir kali kita nonton tari jaipongan di balai desa? atau kapan terakhir kita membeli CD asli lagu-lagu daerah? Iya kan, ternyata kita sendiri yang membuat budaya bangsa ini nggak berkembang, bahkan mungkin menjadi mundur adanya..
• budaya hilang karena terpengaruh akan adanya trend yang di bawakan oleh public figure. kemudian faktor terkini yaitu pengaruh akan media audio visual yang menawarkan sesuatu yang baru hingga masyarakat cenderung lebih suka yang baru dengan meninggalkan budaya yang lama**


KESIMPULAN & SARAN

kebudayaan sekarang sudah terlalu banyak perubahan ke arah yang negative                               kadang saya merasa bigung dengan jaman modern ini, apa sudah benar-benar tak terpakai kesopanan yang dlu dibanggakan oleh bangsa ini.
saya sendiri memang belum benar, tetapi setidaknya saya sadar dengan perkembangan yang menakutkan ini.
minum-minuman keras menjadi hal lazim, pemerkosaan dimana-mana, sexs bebas, narkoba, kehidupan malam dan hal-hal yang bebas laiinya.
saya hanya ingin mengingatkan kemajuan bangsa ini tergangtung degan apa yang kita lakuakan sekarang. jadi saya harap semua sadra untuk kebaikan bangsa kita juga. jaga dan cintailah kebudayaan kita sendiri. saya tidak bermaksud menyinggug siapapun, hanya mencoba mengingatkan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s