Strategi Dalam Membenahi Indonesia

Posted: 2013/10/14 in Uncategorized

Banyak hal dilakukan oleh seseorang demi terciptanya masa depan cerah dan hidup yang lebih indah. Seperti halnya orang tua yang memberikan fasilitas pendidikan yang baik dan layak -menurut mereka- pada anak turun mereka yang diharapkan akan menjadi anak turun yang lebih baik dari para sesepuhnya.

Begitu pula dengan berharapnya bangsa ini menjadi bangsa yang lebih baik dari waktu-waktu yang telah terlewati. Sangatlah mustahil dan sangat konyol apabila bangsa ini berharap menjadi bangsa yang bangsat dan lebih bangsat lagi dari hari kemarin. Dan bangsa ini berharap pada pemuda untuk membawa bangsa ini lebih. Tidak pada manusia yang ada dibangsa lain. Bangsa Indonesia berharap pada generasinya sendiri, generasi pemuda pribumi. Dan siap-siap atau tidak, pada suatu saat, generasi sekarang inilah yang akan mengendalikan laju bangsa Indonesia. Maka, amat sangat diharapkan generasi sekarang ini memiliki kompetensi dan ability yang mumpuni untuk mengatur laju kendali bangsa dimasa mendatang. Dan itu berlaku disegala lini.

Menurut saya pembenahan harusa dilakukan pada sikap dan tingkah laku para remaja dan pemuda –baca :pemuda- kita saat ini. Rasa ragu akan kemampuan generasi sekarang ini untuk memegang Indonesia dimasa mendatang tampaknya mulai merasuki otak-otak para tokoh bangsa, para sesepuh panduduk Indoensia, dan masyarakat yang berharap perbaikan bangsa indonesia. Bagaimana mungkin generasi sekarang yang hoby menyeleweng ini akan di amanahi memegang dan mengatur kendali bangsa. Sepertinya tidak mungkin, kecuali ada perubahan dari para pemuda yang semoga perlahan mulai sadar –dan semoga bisa dan cepat sadar- bahwa mereka dibutuhkan.

Perubahan dan pembenahan pada diri mereka pun harus dilakukan demi bekal dimasa mendatang. Dan inilah yang kini diinginkan oleh banyak kalangan yang mengerti, memahami, dan …… pada indonesia. Sangat diharapkan perubahan bisa dan cepat terjadi. Sebelum generasi sekarang benar-benar memegang kendali bangsa yang masih dalam keadaan labil karena para penghuninya yang belum juga sadar betapa berpengarunya pemikiran, sikap, dan perilaku mereka bagi Indonesia.

Sebagai manusia yang masih dalam keadaan potensial mencari ilmu dan memperluas wawasan. Pemuda negeri ini memanfaat kesempatan ini untuk suatu hal positif dimasa mendatang. Apalagi amanah mengendalikan bangsa sudah pasti akan turun kepada generasi muda saat ini.

Pengarahan yang benarlah yang kini dibutuhkan oleh seorang pemuda. Perlu ada yang menggandeng pemuda menuju jalur yang benar. Komunitas pertemanan antar pemuda yang tidak benar akan mendominasi sikap dan pemikiran mereka apabila semua element enggan untuk menggandeng jalan mereka yang sedang gencar-gencarnya dihantam badai ujian kehidupan. Perlu ada wadah yang tepat untuk mengoptimalkan potensi mereka. Hal ini untuk memberikan pengarahan yang benar dan menjauhkan dari pergaulan yang tak benar.

Pergaulan dan pertalian persahabatan yang tak tepat adalah faktor besar tercemarnya pemikiran dan sikap para pemuda. Apalagi bila mereka tidak memiliki tameng dan filter yang berkualitas untuk menghadang dan menyaring penyelewengan yang memang sudah seharusnya dibuang. Maka harus ada yang element –dari pihak apapun dan manapun- yang telah berpengalaman dan kompeten dalam mengarahkan potensi positif yang dimiliki pemuda.

Besarnya jumlah penyelewengan (melakukan tindakan-tindakan yang tidak dibenarkan oleh hukum apapun. Baik agama maupun negara) yang dilakukan oleh pemuda tidak mungkin dibiarkan berkembang dan tumbuh semakin besar. Maka pembenahan pada genenasi yang tak mudah ini harus segera dilakukan. Karena pasti akan butuh yang tak sebentar untuk adaptasi pemuda yang terlanjur tenggelam dalam samudera penyelewengan hidup.

Yang seharusnya benar-benar terjun langsung dan diharapkan kontribusi besarnya dalam pembenahan generasi sekarang ini adalah pemerintah bangsa Indonesia sendiri. Pemerintah memiliki kewajiban dan tanggungjawab besar atas masa depan pemuda dan masa depan bangsa Indonesia. Tindakan harus dilakukan untuk menanggulangi masalah yang menyangkut masa sekarang dan masa depan ini sesuai kewajiban dan tanggung jawab mereka sebagai pemerintah.

Tentu tidak semua pemuda masuk dalam golongan penyeleweng. Masih banyak pemuda yang patut diapresiasi kegigihan dan prestasi mereka dunia keilmuan –pendidikan- dan menjaga tingkah laku. Dalam dunia pendidikan yang formal yang menggunakan sandard kurikulum pemerintah, maupun non-formal yang lepas dari batasan kurikulum –materi bebas-. Pada pemuda yang berprestasi (bukan penyeleweng) –memulai start pembenahan hidup labih dulu- inilah, bangsa indonesia bisa berharap –lebih awal (berancang-ancang)- sedikitmenitipkan amanah masa depan bangsa yang lebih baik.

Dengan adanya kaum berprestasi ini maka sedikit sinar telah muncul mencerahkan masa depan bangsa. Yang ditakutkan adalah terjadinya kebodohan para penyeleweng yang enggan meninggalkan penyelewengan mereka dengan berpangku tangan pada pemuda yang telah lebih dulu memulai statr perbaikan masa depan.

Sumber : green.kompasiana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s