EUFORIA NAIONALISME : STRATEGI MEMBANGUN KEBANGGAAN BANGSA

Posted: 2013/11/03 in Uncategorized

Masih besarnya persentase golongan putih (golput) pada berbagai pemilihan kepala daerah, pemilu legislatif, bahkan pemilihan presiden-wakil presiden, mengindikasikan kadar apatisme masyarakat yang masih tinggi. 

Mencuatnya tudingan Negara gagal atau negeri autopilot adalah representasi dari kegalauan di hati rakyat betapa para pemimpin dan kaum elite di negeri ini masih abai. Terbongkarnya kasus-kasus korupsi kelas kakap yang menjerat para politikus, birokrasi, dan pengusaha selaku penyuap menambah rasa muak masyarakat.

Ternyata negara ini begitu amburadul dan menyedihkan. Rakyat kebanyakan, khususnya kelas bawah, merasa kehilangan pegangan dan masa depan. Benih-benih keputusasaan yang menggumpal tersebut sangat berbahaya. Tidak saja memicu konflik horisontal dan vertikal, namun berpotensi pula memicu disintegrasi bangsa. 

Ini adalah bom waktu dan harus dihentikan. Salah satu cara untuk mereduksi keresahan sosial tersebut adalah membangun kebanggaan. Kebanggaan terhadap apa pun potensi yang dimiliki negeri ini.

Bangga sebagai sebuah Negara besar dengan kekayaan alam, budaya, dan sumber daya manusia yang tiada duanya di muka bumi. Kebanggaan bisa dibangun dari prestasi-prestasi kecil anak bangsa hingga karya-karya monumental yang pantas ditorehkan dalam tinta emas cacatan sejarah. 

Di bidang olahraga, misalnya, prestasi sejumlah atlet di kancah internasional -antara lain bulutangkis-telah menumbuhkan kebanggaan meski pretasi itu merosot belakangan ini. Masyarakat semakin bangga terhadap timnas sepakbola, sehingga stadion selalu penuh apabila mereka berlaga. 

Di bidang sains dan iptek, putraputri Indonesia berulang kali meraih emas di Olimpiade Fisika dan Matematika. Juga jawara dalam berbagai kompetisi desain robotic internasional. Jagoan-jagoan teknologi informasi Indonesia ternyata juga banyak berkontribusi dalam industri film dan animasi Amerika Serikat. 

Kita juga ingat perpaduan teknologi canggih dan karya seni tinggi pada upacara pembukaan SEA Games di Palembang beberapa waktu lalu telah mengundang decak kagum dunia.

Apalagi budaya, Indonesia memiliki segudang kebanggaan, mulai dari berbagai warisan budaya, situssitus, bahasa, dan ribuan karya seni. Produk-produk kerajinan berbagai daerah membuat turis terpesona. Ratusan corak kreasi tenun dan batik dari Sabang hingga Merauke benar-benar menjadi aset nasional yang amat potensial.

Kita juga layak angkat topi mengapresiasi para usaha kecil-mikro (UKM) serta wirausahawan di perkotaan maupun pelosok dusun. Dengan semangat tinggi mereka menghasilkan produk-produk yang mampu menembus berbagai pasar dunia yang penuh persaingan.

Mereka adalah para usahawan mandiri yang tidak pernah merengek meminta-minta bantuan pemerintah, apalagi privilese. Tinggal diberi sentuhan teknologi yang tepat, UKM-UKM dan wirausahawan itu akan menjadi kekuatan raksasa yang mampu menjadi pilar ekonomi nasional, menyerap banyak tenaga kerja, dan mengurangi angka kemiskinan. 

Dalam bidang energi, Indonesia tidak boleh hanya terlena dengan kekayaan yang ada di perut bumi seperti migas, batubara, dan mineral lainnya. Negeri ini mutlak harus mengembangkan energi terbarukan, seperti panas bumi, tenaga surya, tenaga angin, tenaga air, maupun bahan bakar nabati. 

Energi terbarukan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat perdesaan, pelosok, remote area, dan wilayah perbatasan karena bisa dibangun pembangkit dalam skala kecil. Hal tersebut jelas akan mengangkat kesejahteraan mereka, sehingga akan tumbuh kebanggaan yang membuat mereka loyal kepada Tanah Air.

Masih banyak lagi potensi dan prestasi yang patut dibanggakan di seantero Nusantara ini. Adalah tugas pemerintah untuk mencari, menggali, membina, dan memfasilitasi segenap bakat dan prestasi yang dimiliki seluruh anak bangsa. Pemerintah harus mengangkat mereka ke panggung publik, bahkan bila perlu ke level internasional.

Apabila kita semua memiliki kebanggaan, yang kita gali dari potensi seluruh negeri, niscaya Indonesia akan menjadi negara yang luar biasa, bukan hanya dalam perekonomian, tapi juga di bidang lain. Namun secara paralel, pemerintah dan kaum elite negeri ini harus berkomitmen penuh menyembuhkan berbagai penyakit kronis yang bisa melunturkan kebanggaan, terutama korupsi.

Kebanggaan yang tertanam di dalam sanubari rakyat Indonesia akan menghindarkan negeri ini dari perpecahan, disintegrasi, dan gerakan separatisme. Kebanggaan yang terbangun secara sinergis dan simultan akan menjadi benteng kokoh bagi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

sumber : Investor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s